Model
pembelajaran Quantum Teaching dimulai di Super Camp sebuah
program untuk remaja yang dibuka tahun 1982 yang di gagas oleh Bobbi Depoter. Super
Camp merupakan sebuah program percepatan Quantum Teaching “Bawalah
dunia mereka ke dunia kita, antarkanlah dunia kita ke dunia mereka”. Maksud
dari azas di atas adalah guru harus membangun jembatan autentik untuk memasuki
kehidupan murid. Dengan demikian guru mempunyai hak mengajar, sehingga murid
dengan sukarela, antusias dan semangat untuk mengikuti pelajaran.
Quantum
berarti
interaksi yang mengubah energi menjadi cahaya (Bobbi Depoter dkk, 2000:5).
Interaksi-interaksi ini mencakup unsur-unsur untuk belajar efektif yang
mengubah kemampuan dan bakat alamiah siswa menjadi kesuksesan. Dalam
pembelajaran Quantum Teaching, siswa yang merupakan komunitas belajar
agar dalam belajar mencapai hasil yang optimal, hendaknya terjadi umpan balik,
tempat siswa mengalami kegembiraan dan kepuasan, memberi dan menerima, belajar
dan tumbuh maka perlu mengorkestrasi kesuksesan melalui konteks.