Artikel kali ini akan membahas cara mudah
menggambar grafik fungsi kuadrat pada bidang koordinat kartesius. Materi ini
diajarkan pada jenjang SMA kelas X. Sebelum kita mulai menggambar grafik fungsi
kuadrat, perlu diingat kembali beberapa konsep tentang fungsi kuadrat. Apa
sajakah itu?
Fungsi kuadrat memiliki bentuk umum yaitu f(x) = ax2 + bx + c dengan nilai a tidak
sama dengan 0. Fungsi kuadrat memiliki nilai determinan (D) yang dapat dihitung dengan cara D = b2 – 4ac . Determinan dapat digunakan untuk
menyelidiki banyak dan jenis akar penyelesaian persamaan kuadrat yang diperoleh
dari fungsi kuadrat, yang dibedakan menjadi tiga yaitu:
- Jika D > 0 maka persamaan kuadrat memiliki dua akar real berbeda
- Jika D = 0 maka persamaan kudrat memiliki dua akar real kembar
- Jika D < 0 maka persamaan kuadrat memiliki akar yang imaginer (tidak real).
Akar penyelesaian suatu persamaan kuadrat sejatinya juga
merupakan titik potong grafik fungsi kuadrat
dengan sumbu X. Oleh karena itu, jika D > 0 maka grafik akan memotong sumbu
X di dua titik berbeda. Jika D = 0 maka grafik akan memotong sumbu X di satu
titik alias menyinggung sumbu X. Jika D < 0 maka grafik tidak memotong sumbu
X.